Ilmu Komunikasi, Universitas Udayana

Wah, ternyata banyak dari pembaca yang tertarik sama Ilmu Komunikasi. Banyak juga yang bertanya, apa sih itu ilmu komunikasi, bagaimana pelajarannya, bagaimana prospek kerjanya, dll. Sesuai permintaan, akan saya ceritakan sekilas semua informasi tentang ilmu komunikasi, supaya kalian yang baru lulus SMA/SMK dan ingin melanjutkan ke perguruan tinggi punya bayangan.

Apa itu Ilmu Komunikasi ?

Ilmu Komunikasi sebenarnya punya banyak pengertian secara umum dan khusus. Tapi supaya lebih mudah untuk kalian mengerti, mungkin definisi dari ilmu komunikasi itu adalah ilmu yang mempelajari proses pengiriman dan penerimaan pesan, baik verbal maupun non verbal. Gampang ya kelihatannya?
Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti akan selalu berkomunikasi, secara sadar atau tidak sadar. Ketika kamu menyapa temanmu yang berkunjung kerumahmu. Ketika kamu marah kamu memilih bersikap diam, itupun juga adalah bentuk komunikasi. Ketika kalian buat status di twitter, path, atau upload gambar di instagram, semuanya itu juga adalah bentuk komunikasi. Semua tindakan kalian pasti memiliki maksud. Ada pesan yang ingin kalian sampaikan melalui tindakan kalian. Itu adalah komunikasi skala kecil. Bila kita lihat lebih luas, iklan yang kalian lihat di TV itu juga termasuk bentuk komunikasi. Naskah berita, naskah pidato, kampanye, sosialisasi tentang sesuatu juga adalah bentuk komunikasi, karena disana terdapat sebuah pesan yang ingin disampaikan. Sampai sini dulu, sudah ada bayangan kan ? Lanjut ya.

Apa saja pelajarannya kalau kita kuliah di Ilmu Komunikasi?

Wah, banyak ! Tergantung setiap universitas sih. Tapi yang perlu kalian tahu, komunikasi punya beberapa konsentrasi yaitu:

1. Komunikasi Antar Pribadi

2. Komunikasi Kelompok

3. Komunikasi Organisasi

4. Komunikasi Massa

Kalau konsentrasi di bidang komunikasi massa, maka kalian akan belajar tentang jurnalistik, mulai dari buat berita, pegang kamera, jadi hostnya, buat program acara sendiri, sampai menajemen media massa juga akan kalian pelajari. Kalai konsentrasi di komunikasi organisasi, kalian akan belajar bagaimana cara memimpin, komunikasi antar bagian di dalam organisasi, menjadi public relation, dll.

Bagaimana prospek kerjanya

Apalagi ini. Kalian jangan takut kekurangan lowongan kerja. Di dunia yang serba online, dan pastinya sudah sangat mengglobal, praktisi komunikasi pasti akan sangat dibutuhkan di setiap lini. Paling tidak sampai 20 tahun kedepan, kebutuhan akan praktisi komunikasi akan semakin meningkat. Coba kalian pelajari ilmu komunikasi, pasti kalian akan menyadari betapa pentingnya ilmu yang satu ini huahahaha (semua ilmu pasti jagoin ilmunya masing-masing yak). Kalian bisa kerja di media, bisa juga di perusahaan apa saja, bahkan bekerja di sebuah event organizer.

Bagaimana Ilmu Komunikasi di Universitas Udayana

First of all, perkenalkan dulu, saya adalah angkatan pertama di program studi ini ๐Ÿ™‚ . Saya berbaik hati mau menginformasikan sama kalian bagaimana sih kuliah disini. Untuk lokasi perkuliahannya sendiri ada di jalan P.B Sudirman Denpasar. Lokasinya di tengah kota, jadi strategis. Strategis buat jalan-jalan, cari makan enak, cari kos-kosan nyaman hahaha. Kalau perkuliahannya sampai saat ini sangat menyenangkan. Cuma untuk praktek, karena saya masih angkatan pertama masih agak jarang. Tapi kalo materi dan tugas-tugas, kita nggak kalah kok sama universitas lain. Sampai detik ini, program studi ini baru saja dinilai sama tim penguji akreditasi, belum keluar hasilnya bagaimana, tapi karena belum ada lulusan, kemungkinan besar kita dapat C. Tapi jangan khawatir, seiring berjalannya waktu, prodi ini pasti bakal meningkat statusnya.

Segitu dulu yaa, kalau kalian merasa kurang jelas atau masih pingin tanya tanya, boleh langsung komentar disini, atau boleh juga via twitter @galuhpraba supaya lebih cepat responnya.
Good luck !

Iklan

Tak akan pernah sama

Aku tidak lantas menganggapmu jahat angin, meskipun kau terbangkan serakan daun cokelat yang baru saja ingin aku lihat kebersamaanya. Karena aku tau kau sudah punya rencana untuk daun daun bersaudara itu. Begitu jugakah dengan dia? Dia akhirnya juga memintaku untuk meninggalkannya karena aku sudah tak bisa ia percayai lagi. Aku tidak memohon lagi kepadanya untuk tetap tinggal seperti sebelumnya. Aku juga lelah g. Semua hal ini mendadak menghampiriku seketika, semuanya terasa seperti tarikan gravitasi menghentak, jatuh. Lumayan sakitnya. Aku tau semua orang ingin menjadi yang terbaik. Tapi tidak apa-apa bila kamu tidak begitu baik. Kan setidaknya kamu sudah berusaha memeluk, tersenyum, dan berlari bersama. Sungguh manis. Pekerjaan beratku sekarang, membiasakan diri hidup tanpa kenangan-kenangan itu. Karena, kalau aku masih berjalan bersama dengan mereka. Aku tidak akan bisa menemukan hari baruku, tanpanya. Jadi, jangan bohong sayang. Aku mersakannya, dan aku biarkan. Tapi aku juga sudah punya batas waktunya, dimana aku akan menyadari dan mengikhlaskan bahwa semua tidak akan pernah sama. Enjoy your life. Banyak hal yang belum kamu coba.

Love is gone

So, how are you feeling tonight? Hope you feel good, no old memories, no worry about tomorrow, or even feel sorry for today. Semoga dinginnya malam juga tidak mengarahkan lautan pikiranmu pada dia yang tidak ada disampingmu ataupun tidak ada pada daftar inbox pesanmu. Mungkin dia pergi. Sedang mencari jati dirinya lagi. Mungkin. Atau mungkin, dia sedang mencoba menyelam, ditengah lautan masalah yang sedang memeluknya. Aku harap dia temukan apa yang dia cari, dan lepas dari pelukan hitamnya.

Salah benar, siapa sih yang menentukan? Aku juga lelah menguraikan salah atau benar, kalah atau menang, bodoh atau pintar. It is not the point. Titik dari semuanya kan bersumber dari penerimaan, kalau tidak bisa menerima, pasti akan bubar. Thatโ€™s not make me feel sorry at last. Meskipun tangisan tetap ada. Pasti ada, karena momen yang telah dilewati juga tidak bisa dilupakan begitu saja. Tapi dalam momen itu, ada goresan-goresannya membuat robek sedikit hatiku. Menyebabkannya memerah berdarah, tapi aku biarkan saja dan coba menutup mata. Lama kelamaan, ketidakyakinan itu semakin tumbuh, ketika amarahnya mampu mengalahkan rasa. Amarahnya mengaburkan tujuan โ€˜kitaโ€™. Sampai-sampai tidak mengenal siapa aku siapa dia. Tapi tetap saja aku melangkah.

Sampai tiba saatnya ujian itu datang. Kesulitan membelitku sampai sesak nafas rasanya. Pikiranku bukan hanya dia, tapi juga matahariku yang melahirkanku dan selalu ada untukku. Mereka adalah darah dagingku yang sedang membutuhkan pertolonganku. Tapi diwaktu yang sama, aku juga sedang membutuhkan pertolongan. Sayangnya, dia juga sedang dibelit rantai masalah. Kemana aku harus meminta pertolongan. Hatiku tak tega memberatkannya lagi dengan masalah-masalahku. Namun aku juga tak tahan melihat sifat diamnya pada masalah. Bukannya bangun dan berbuat sesuatu, dia malah larut pada permainan yang tidak membantunya menyelesaikan masalah. Membuatnya lebih baik untuk sementara, tapi setelah bangun dari permainan itu, dia akan kembali menghadapi masalahnya itu. Sekarang coba tanya pada dirimu juga? Bagaiamana aku harus menyikapinya.

Kalau perhatian sudah aku berikan semua, dan waktuku sebagian besar adalah miliknya, namun selalu saja bola api konflik muncul dan tak bisa diselesaikan dengan cepat serta selalu terjadi berulang-ulang, mana bisa aku tahan ? Perubahan selalu dituntut, aku selalu buruk terasa. Tapi, secuil pun tak ada yang berubah darinya.

Aku membutuhkan rumah untuk menerimaku apadanya. Untuk menyelasaikan masalah bersama sama. Aku butuh tim yang solid. Dengan segala impian dan cita-citaku untuk membanggakan serta membantu keluargaku, aku berlari jauh didepanmu. Aku menyadari dunia ini berputar begitu kencangnya, dan setiap orang mengambil start lebih dulu dariku. Tapi dia, menikmati waktunya. Santai melihat dunia. Seakan tanpa rencana. Ketika kutanya apa kau tak punya rencana masa depan? Dia jawab, segudang aku punya. Tapi aku tak melihat apapun upaya darinya untuk mimpinya. Seakan menyerah dan lelah dengan masalahnya yang menumpuk sejak dia kecil. God, I canโ€™t do this.โ€™

Aku tidak menyadarinya. Bahwa hatiku telah sering mengatakan tidak. Tapi bibirku memnghormatinya dan ingin melindunginya dari luka, sehingga semua keinginannya aku penuhi. Tapi itu salah menurutku. Untuk apa ada dalam sebuah lintasan yang tujuannya adalah kebahagiaan, tapi kita mengorbankan perasaan kita untuk membuatnya terhindar dari luka?

Aku tidak bisa menjadi secret agent, atau konseling, atau dokter untuknya. Aku punya pilihan. Dan aku memilih mencari danauku yang sempat aku tinggalkan dulu. Danau adalah ketenanganku dan diriku. Lepas dari tekanan dan tuntutan. Kembali lagi pada bintang yang sesungguhnya ingin aku gapai. Tidak ada kata maaf dan penyesalan. Karena semua yang aku lakukan terhadapmu atau terhadapku sudah ada alasannya.

Aku hanya tidak ingin membuatmu terluka, meskipun justru ternyata malah aku lakukan. Itu sudah terjadi. Aku akan belajar dari itu.

Kau. Berlayarlah. Temukan pulaumu itu. Pulau yang akan melindungimu dari kepungan dunia.

Aku. Berdoa untukmu. Berdoa sangat keras agar kau juga dapat menemukan pulau dengan danau ketenangan ditengahnya.

Best regards,

ย 

How you past your new year eve?

Jadi hal yang penting banget buat beberapa orang tentang gimana mereka bakal ngerayain malam tahun barunya. Tahun baru 2013 kemaren, aku nemuin orang yang merasa gagal apabila tahun baruannya tidaklah ditempat keramaian. Dia ngerasa harus celebrate that gorgeus moment, dan harus meriah. For me, malam tahun baru sama sekali nggak istimewa kalau perasaanku nggak ramai. I mean, sangat nggak worth it, kalau misalnya aku ada ditempat yang ramai tapi perasaanku nggak seramai tempat itu. Jadi, bukan hal yang penting aku ada ditempat ramai atau enggak, tapi yang penting buatku adalah, ada orang – orang yang berarti di hidupku, merayakannya bersama – sama, dan menyalurkan perasaan yang menyenangkan itu kepada yang lainnya. Bukan lampu kelap – kelip disko, bukan minuman, bukan ikan bakar, tapi kumpul sama orang – orang yang berarti buat aku, adalah hal penting yang harus ada. That’s how I am celebrate my new year eve, how about you? ๐Ÿ˜‰

ย 

HAPPY NEW YEAR 2013!

Kehilangan dompet

What a terrible! Males banget kan kalo nyawa kita harus hilang di saat โ€“ saat bahagia. Padahal kemarennya jelas aku traktir temen โ€“ temen dengan banyak menu makanan. Kesalahan pertama adalah: keluar ngga bawa tas! Itu jelas adalah kesalahan FATAL. Mengingat aku termasuk kedalam daftar 10 orang terpikun versi MURI dan 5 besar manusia terceroboh versi majalah PEOPLE, harusnya aku bawa tas, dan masukin itu dompet kedalam tas. Bisa โ€“ bisanya aku nitip KTP, SIM, 2 kartu ATM dan uang cash di dompet gunbo. K Waktu itu karena emang semua temen gabawa tas, jadi males aja rempong sendiri bawa tas.

Malamnya kejadianlah dompet itu, sepertinya terjatuh. Karena dilokasi terakhir kami sadar dompet itu masih bersama kami, setelah sampai ditempat tujuan akhir, kami sudah tidak membicarakan keberadaan barang sakral itu. Besoknya, waktu mau makan siang, kita baru sadar bahwa dompet itu tidak ada di sekitar kami. Dicari disekitar kos, ga ada. Dicari di TKP terakhir, ga ada. Nelangsa. Butiran debu. T.T

Aku ga masalah sama barang โ€“ barangku (masalah dikit), tapi aku ga enak sama gunbo, karena disana ada STNKnya dia, dan kalo mau ngurus itu mesti ke jakarteeeeee K. Kenapa aku yang merasa bersalah? Karena suspect utamanya adalah aku! Kayanya aku yang terakhir bawa itu dompet.

Untungnya gunbo adalah pacar yang baik. Dia tidak menyalahkan aku. Meskipun aku tahu dalam hatinya ada perdebatan untuk menjitak kepalaku apa enggak. Untungnya enggak. Dalam hatinya juga dia ragu nelpon babenya dan memberitahu kabar pencabut nyawa ini. Akhirnya besoknya dia telpon bokap. Dan langsung sms aku dan bilang โ€œMATIโ€.

Pengalaman. Ujian. Badai. Ombak. Duri. Pengalaman yang sungguh menyesakkan dada. Kami harus mengurus semua hal yang ilang itu lagi. Semoga ga kejadian lagi. Pengalaman untuk kalian juga yaa ๐Ÿ™‚

 

What is word โ€˜mantanโ€™ mean to you?

Inspirasiku menulis hal ini karena melihat tweet temanku, begitu juga sindiran โ€“ sindiran yang dia sempat lontarkan, kepada ku. Kepada kami, temannya yang dulu sering main bersama. Jadi begitulah ceritanya, dulu kami sering main bareng, sekarang udah enggak lagi. Dia bilang kami sudah memilih teman lain, lebih deket sama temen baru yang lain. Dan puncaknya tadi aku lihat tweet soal MANTAN TEMAN. Perasaanku? Kecewalah.

Karena kejadian ini aku jadi sedikit gasuka dengan kata mantan. Karena kata mantan terdengar seperti bekas, sudah pernah, dan seperti ada bumbu dendam di dalamnya. Sepertinya tidak berguna lagi. Tidak berpengaruh lagi keberadaanya untuk hidupmu. Begitukah?

For sure, aku juga baru mikir sekarang, aku menggunakan kata mantan gebetan (ngenesnyaa T.T) karena emang dulu pernah deket, tapi sekarang enggak lagi. Dan menurutku, kata itu gak cocok.

Aku gasuka kata mantan karena, kita jadi muna. Mantan itu artinya dia berarti tapi enggak. *apasih

Mantan itu artinya dia penting tapi gaboleh kamu jadiin penting. Penting tapi harus kamu lupain tapi kamu sebut lagi.

Dalam hidupku yaa, aku ga pernah menjadikan orang โ€“ orang yang pernah, anggaplah nyakitin aku dulu, sebagai mantan. I even didnโ€™t hate them now. Meskipun dulu waktu dikhianati dan segala macem, sedihnya seember, tapi sekarang they mean nothing. Mereka bukan musuh or even sahabat. Aku anggap mereka sebagai, manusia. Ya, sama kaya aku. Benci sama mereka juga ga guna. Mereka adalah manusia manusia yang pernah mengisi hidupku.

So, pasca temanku bilang kami sebagai mantan teman, aku pribadi sedih. Dia ngerasa kita milih temen yang baru. Padahal ya kami ga ada sama sekali maksud kaya gitu. Dalam hidupku (dua kali udah bilang ini), aku ga pernah kok milih temen. Cuman karena emang kita agak jauh, aku jarang main kekosanmu, jarang jalan โ€“ jalan bareng, kita engga satu jurusan, jadi kita jarang ketemu. Aku juga sih yang salah karena ga pernah kontak โ€“ kontak kamu. Tapi please, aku ga pernah ngelupain temen kok. You are live here in my heart, my soul, my mind. Tapi aku lupa kamu juga ada di dunia nyata. Dan harusnya, seenggaknya, sebagai teman yang baik, aku tanya kabarmu, or ven just say hay! ๐Ÿ™‚

I am sorry for this pal. Semoga kamu bisa mengerti. Dan kita tetap berteman. You are my friend. Now and Forever. Tanpa kata MANTAN, terdengar lebih indah. ๐Ÿ™‚

aku suka kamu..

Aku suka caramu menatapku
Rasanya hangat dan cairkan kebekuan
Aku suka caramu bicara denganku
Rasanya dipeluk dan disentuh
Rasanya aku adalah satu-satunya yang tahu kisahmu
Aku suka caramu mendengarkanku
Rasanya diperhatikan dan disayang
Rasanya tidak sendirian
Rasanya pembicaraanku adalah hal terseru yang ada
Aku suka caramu tersenyum
Rasanya sangat ringan seperti ingin terbang
Rasanya mengajakku tersenyum juga
Aku suka caramu berjalan
Rasanya begitu bahagia dan percaya diri
Aku suka caramu menggenggam tanganku
Rasanya seperti dituntun dan dijaga

Aku bisa sebutkan lebih banyak lagi kalau kau mau
Sehingga, kau tak punya alasan lagi
Untuk tidak percaya
Kalau aku suka padamu