things I love from you..

1. When you doing sport!

2. Whenever you call me in the middle of the night, and we talk alot

3. Even I hate this little bit, but I think when you mocked me, you always think of me 🙂

4. When you say you miss me so much 🙂

5. When you say that I don’t have to try hard, because I am special

Like a truly girl

I am 19 now, itu prestasi banget kan? 19 tahun itu nggak sebentar, nggak mudah, nggak seindah kelihatannya loh. Thanks alot, aku bisa lewatin semuamuanya dengan baik. Satu kata: enggak gampang. Jadi seorang galuh itu nggak gampang (buset). Banyak banget hal – hal yang lewat dan berat sekali on the time, tapi ternyata bisa aku lalui dengan sangat, sangat baik.
I am boyish. Ya, dari awal aku sudah sadar aku punya selera fashion bahkan hobi yang sedikit berbeda dengan teman – teman cewek yang lain bahkan sama my little sister. Jadi, dulu aku nggak berani berharap besar ada cowok yang bakalan suka sama aku. *desperate banget yah hahaha
Sampai suatu saat, aku ketemu seseorang yang akhirnya bikin aku merasa dihargai sebagai seorang cewek. Bule nih orangnya, hahaha. Satu minggu jadi liaison officer dari tim russia untuk sebuah konferensi scientist muda sedunia, aku kenal sama semua tim dari russia, termasuk Fiodor Ivlev.
Awalnya malah nervous banget, karena bahasa inggrisku dibanding sama liaison officer (LO) lain, parah banget haha *terus, kok bisa kepilih? Panjang deh ceritanyaa haha
Pokoknya, sejak kenal sama dia, baru aku rasain banget rasanya jadi cewek (terus maksudnya dulu cowok gitu?) Ya bukan, dulu cewek, tetep cewek, cuman dulu itu pesimis, sekarang lebih optimis. 🙂

Dia orang pertama yang bisa dengerin semua cerita dan komentarku tentang sesuatu. Bukain pintu kalo aku lewat. Jalan disebelah kananku. Ngajarin aku bahasa russia, like i am the only girl in that room. Say that i am great. Hug me when he have to back to russia. Take my picture sembunyi – sembunyi (ini bukan GR ya, di kameranya isinya gue semua cuy).
Mungkin kalian bakal bilang, “ah, alay lu!”, “ah, lebay banget! Gituan doang juga” “biasa aja kali”. Tapi menurutku itu bukan hal yang biasa. Itu semua sudah cukup untuk membuat aku merasa, bahwa didunia ini ada orang yang memperhatikan dan menyadari bahwa aku hidup dan berharga. 🙂