Love is gone

So, how are you feeling tonight? Hope you feel good, no old memories, no worry about tomorrow, or even feel sorry for today. Semoga dinginnya malam juga tidak mengarahkan lautan pikiranmu pada dia yang tidak ada disampingmu ataupun tidak ada pada daftar inbox pesanmu. Mungkin dia pergi. Sedang mencari jati dirinya lagi. Mungkin. Atau mungkin, dia sedang mencoba menyelam, ditengah lautan masalah yang sedang memeluknya. Aku harap dia temukan apa yang dia cari, dan lepas dari pelukan hitamnya.

Salah benar, siapa sih yang menentukan? Aku juga lelah menguraikan salah atau benar, kalah atau menang, bodoh atau pintar. It is not the point. Titik dari semuanya kan bersumber dari penerimaan, kalau tidak bisa menerima, pasti akan bubar. That’s not make me feel sorry at last. Meskipun tangisan tetap ada. Pasti ada, karena momen yang telah dilewati juga tidak bisa dilupakan begitu saja. Tapi dalam momen itu, ada goresan-goresannya membuat robek sedikit hatiku. Menyebabkannya memerah berdarah, tapi aku biarkan saja dan coba menutup mata. Lama kelamaan, ketidakyakinan itu semakin tumbuh, ketika amarahnya mampu mengalahkan rasa. Amarahnya mengaburkan tujuan ‘kita’. Sampai-sampai tidak mengenal siapa aku siapa dia. Tapi tetap saja aku melangkah.

Sampai tiba saatnya ujian itu datang. Kesulitan membelitku sampai sesak nafas rasanya. Pikiranku bukan hanya dia, tapi juga matahariku yang melahirkanku dan selalu ada untukku. Mereka adalah darah dagingku yang sedang membutuhkan pertolonganku. Tapi diwaktu yang sama, aku juga sedang membutuhkan pertolongan. Sayangnya, dia juga sedang dibelit rantai masalah. Kemana aku harus meminta pertolongan. Hatiku tak tega memberatkannya lagi dengan masalah-masalahku. Namun aku juga tak tahan melihat sifat diamnya pada masalah. Bukannya bangun dan berbuat sesuatu, dia malah larut pada permainan yang tidak membantunya menyelesaikan masalah. Membuatnya lebih baik untuk sementara, tapi setelah bangun dari permainan itu, dia akan kembali menghadapi masalahnya itu. Sekarang coba tanya pada dirimu juga? Bagaiamana aku harus menyikapinya.

Kalau perhatian sudah aku berikan semua, dan waktuku sebagian besar adalah miliknya, namun selalu saja bola api konflik muncul dan tak bisa diselesaikan dengan cepat serta selalu terjadi berulang-ulang, mana bisa aku tahan ? Perubahan selalu dituntut, aku selalu buruk terasa. Tapi, secuil pun tak ada yang berubah darinya.

Aku membutuhkan rumah untuk menerimaku apadanya. Untuk menyelasaikan masalah bersama sama. Aku butuh tim yang solid. Dengan segala impian dan cita-citaku untuk membanggakan serta membantu keluargaku, aku berlari jauh didepanmu. Aku menyadari dunia ini berputar begitu kencangnya, dan setiap orang mengambil start lebih dulu dariku. Tapi dia, menikmati waktunya. Santai melihat dunia. Seakan tanpa rencana. Ketika kutanya apa kau tak punya rencana masa depan? Dia jawab, segudang aku punya. Tapi aku tak melihat apapun upaya darinya untuk mimpinya. Seakan menyerah dan lelah dengan masalahnya yang menumpuk sejak dia kecil. God, I can’t do this.’

Aku tidak menyadarinya. Bahwa hatiku telah sering mengatakan tidak. Tapi bibirku memnghormatinya dan ingin melindunginya dari luka, sehingga semua keinginannya aku penuhi. Tapi itu salah menurutku. Untuk apa ada dalam sebuah lintasan yang tujuannya adalah kebahagiaan, tapi kita mengorbankan perasaan kita untuk membuatnya terhindar dari luka?

Aku tidak bisa menjadi secret agent, atau konseling, atau dokter untuknya. Aku punya pilihan. Dan aku memilih mencari danauku yang sempat aku tinggalkan dulu. Danau adalah ketenanganku dan diriku. Lepas dari tekanan dan tuntutan. Kembali lagi pada bintang yang sesungguhnya ingin aku gapai. Tidak ada kata maaf dan penyesalan. Karena semua yang aku lakukan terhadapmu atau terhadapku sudah ada alasannya.

Aku hanya tidak ingin membuatmu terluka, meskipun justru ternyata malah aku lakukan. Itu sudah terjadi. Aku akan belajar dari itu.

Kau. Berlayarlah. Temukan pulaumu itu. Pulau yang akan melindungimu dari kepungan dunia.

Aku. Berdoa untukmu. Berdoa sangat keras agar kau juga dapat menemukan pulau dengan danau ketenangan ditengahnya.

Best regards,